Diberdayakan oleh Blogger.
RSS
Container Icon

materi IPA SD kelas 6 semester 1 PERUBAHAN BENDA



Standar Kompetensi  : Memahami faktor penyebab perubahan benda

Kompetensi Dasar  :
> Menjelaskan faktor-faktor penyebab perubahan benda (pelapukan, perkaratan, pembusukan) melalui pengamatan

 Indikator :
> Mengidentifikasi penyebab perubahan benda dengan berbagai kondisi (misalnya, pelapukan kayu, perkaratan logam,  
   dan membusuknya makanan) dan menunjukkan cara menghambatnya.

A.  Bentuk Perubahan Pada Benda
  1. Pelapukan terjadi pada batu. Tiga jenis pelapukan yaitu :
·               >  Pelapukan fisika,  yaitu pelapukan yang terjadi  karena perubahan suhu, panas, dingin dan genangan air.
             Contoh : Di Arab Saudi pada siang hari suhunya ± 42˚C & pada malam hari suhunya ± - 10˚C. Hal ini  
             menyebabkan batuan pecah menjadi kecil-kecil sehingga di Arab Saudi banyak padang pasir.
·              >  Pelapukan kimia, yaitu pelapukan yang disebabkan oleh zat kimia misalnya oksigen, karbondioksida dan gas-gas  
            lain yang ada di udara. Contoh : Besi menjadi karat dan warnanya kemerahan. Akibat gas-gas buangan industri  
            maka terjadilah hujan asam.
·             >  Pelapukan biologi, yaitu pelapukan yang disebabkan oleh tumbuhan dan hewan.
            Contoh : Batuan yang ditumbuhi lumut lama kelamaan akan hancur menjadi tanah.
  1. Perkaratan biasanya terjadi pada logam, terutama besi dan baja bila bereaksi dengan air dan udara. Cara mencegah perkaratan antara lain dengan melapisi logam dengan cat khusus.
  2. Pembusukan terjadi pada bahan makanan antara lain nasi, ikan, buah-buahan dan sayuran. Pembusukan terjadi antara lain karena adanya pertumbuhan dan aktivitas jamur/bakteri. Cara mencegah pembusukan antara lain dengan pendinginan/pemanasan bahan makanan, serta pemberian bahan pengawet.

B.  Penyebab Perubahan Pada Benda
  1. Proses perubahan suhu/temperatur. Contohnya bebatuan yang terkena perubahan suhu terus menerus dalam jangka waktu lama akan hancur menjadi tanah.
  2. Kelembapan. Contohnya peralatan dapur yang terbuat dari logam akan berkarat bila tersimpan ditempat yang lembap.
  3. Proses penguraian oleh bakteri. Contohnya nasi menjadi basi.
  4. Kuman penyakit. Contohnya sayuran yang tidak dicuci langsung disimpan akan menjadi rusak dan membusuk.
  5. Waktu. Contohnya pakaian yang tersimpan lama di lemari akan merubah warna pakaian.

C.  Faktor-faktor Penentu Pemilihan Benda
  1. Awet /tahan lama, yaitu benda yang dapat digunakan dalam jangka waktu lama. Contohnya ember dari seng, karet atau plastik.
  2. Tepat guna, artinya pilihan benda yang diperlukan sesuai dengan kegunaan dan kemampuan benda tersebut.
  3. Multifungsi artinya benda tersebut mempunyai banyak kegunaan. Contohnya pisau dapat digunakan untuk memotong, mengiris dan membuka kaleng.
  4. Bahan yang digunakan, artinya pilihan benda memperhatikan penggunaan bahan yang digunakan, misalnya dari logam, plastik, kayu atau karet.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

materi IPA SD kelas 6 semester 1 HANTARAN PANAS PADA BENDA

Standar Kompetensi  : Memahami saling hubungan antara suhu, sifat hantaran dan kegunaan benda

Kompetensi Dasar  : Membandingkan sifat kemampuan menghantarkan panas dari berbagai benda.

Indikator :
> Membedakan arti konduktor dan isolator.
> Menggolongkan benda yang bersifat sebagai konduktor atau isolator panas.

A.  Konduktor Panas
  1. Konduktor panas adalah benda-benda yang dapat menghantarkan panas.
  2. Bahan yang dapat digunakan untuk penghantar panas adalah logam dan kaca.
  3. Macam-macam logam antara lain aluminium, besi, baja, perak dan kuningan. Sedangkan kaca yang tahan panas adalah pyrex.
  4. Aluminium adalah jenis logam penghantar yang paling cocok untuk bahan membuat alat masak seperti penggorengan, panci dst.

B.   Isolator Panas
1.           Isolator panas adalah benda-benda yang tidak dapat menghantarkan panas.

2.           Macam-macam isolator yaitu:
−            >  Kayu, dimanfaatkan untuk membuat peralatan dapur misalnya sendok nasi.
−            >  Plastik, dimanfaatkan untuk membuat peralatan dapur misalnya gelas dan piring
−            >  Kain, digunakan untuk bahan alat atau serbet
−            >  Styrofom, digunakan untuk mengemas makan dan minuman hangat.
−            >  Ebonit, digunakan untuk pegangan agar tidak cepat panas, misalnya pegangan ceret dan pamci.
−            >  Karet, biasanya dicampur dengan bahan plastik, misalnya pada pegangan seterika.

C.  Perpindahan panas
  1. Konduksi/hantaran, yaitu perpindahan panas melalui suatu zat tanpa disertai perpindahan zat yang dilaluinya. Contohnya besi yang dipanaskan ujungnya akan menghantarkan panas keseluruh besi
  2. Konveksi/aliran, yaitu perpindahan panas melalui sutu zat disertai dengan perpindahan zat yang dilalui. Contohnya pergantian mengalirnya angin darat dan angin laut dan air yang direbus.
  3. Radiasi / pancaran, yaitu perpindahan panas tanpa zat perantara. Contoh : api unggun, matahari.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

materi IPA SD kelas 4 semester 1 PENGGOLONGAN HEWAN


Standar Kompetensi : Menggolongkan hewan, berdasarkan jenis makanannya.

Kompetensi Dasar :
> Mengidentifikasi jenis makanan hewan.
> Menggolongkan hewan berdasarkan jenis makanannya

Indikator :
>  Mengidentifika-si jenis makanan hewan.
>  Menggolongkan hewan-hewan yang termasuk pemakan Tumbuhan (herbivora), pemakan daging 
    (karnivora), dan pemakan segala (omnivora).

 
A.Sumber-Sumber Makanan
    Makanan hewan bersumber dari tumbuhan dan beberapa jenis hewan. Perbedaan jenis makanan    
    pada hewan menyebabkan ada penggolongan hewan. Berikut ini adalah sumber-sumber makanan
    hewan.
1. Sumber Makanan dari Tumbuhan
           Tumbuhan merupakan sumber makanan yang sangat penting untuk hewan. Tanpa ada
    tumbuhan,  hewan apa pun tidak dapat hidup, baik secara langsung maupun tidak langsung.Bagian-
    bagian tumbuhan yang menjadi makanan bagi hewan, antara lain, daun, buah, bunga,batang, umbi,
    dan akar. Perhatikan Gambar 3.1. Namun, setiap hewan pemakan tumbuhan hanya memakan satu
    bagian tumbuhan atau beberapa bagian tumbuhan.
             Kambing hanya memakan dedaunan. Adapun monyet memakan buah-buahan dan kadang-
     kadang daun-daunan. Sementara itu,panda memakan pucuk bambu. Dapatkah kamu menyebutkan
     hewan-hewan lain yang memakan batang, umbi, atau akar tumbuhan?


     Gambar 3.1
    a) Kambing makan daun,
    b) Monyet makan buah, dan
    c) Panda makan pucuk bambu.

2. Sumber Makanan dari Hewan
           Beberapa jenis hewan merupakan sumber makanan bagi hewan lainnya. Biasanya, hewan
    yang  menjadi sumber makanan bagi hewan lain adalah hewan pemakan tumbuhan. Akan tetapi,
    ada juga hewan pemakan daging yang dimakan oleh pemakan daging lainnya. Coba amati Gambar
    3.2. Dapatkah kamu menyebutkan jenis hewan dan jenis makanannya pada gambar tersebut?


    Gambar 3.2
    a) Hewan memakan daging hewan lainnya
    b) Hewan memakan telur hewan lain
    c) Hewan memakan ikan

         Dari gambar 3.2, beberapa jenis hewan memakan daging hewan lain. Namun, beberapa jenis
   hewan memakan telur unggas sebagai makanannya. Cobalah kamu diskusikan dengan teman dan
   gurumu tentang contoh hewan yang dimaksud.

B. Penggolongan Hewan Berdasarkan Makanan

1. Hewan Pemakan Tumbuhan (Herbivor)
    Pernahkan kamu melihat kambing? Menurutmu, bersumber dari manakah makanan kambing
    tersebut? Makanan kambing bersumber dari tumbuhan. Seperti telah dijelaskan pada uraian
    sebelumnya, beberapa bagian dari tumbuhan dimanfaatkan oleh hewan sebagai makanan. Hewan
    yang memakan tumbuhan disebut herbivor. Hewan apa saja yang termasuk herbivor? Bagian apa
    dari tumbuhan yang dijadikan sebagai makanan hewan herbivor? Agar pengetahuanmu
    bertambah, kerjakanlah tugas!

              Hewan-hewan herbivor memiliki ciri khusus. Ciri ini menandakan jenis makanan yang 
    dimakannya. Hewan-hewan herbivor memiliki ciri pada susunan giginya, seperti pada Gambar 3.3.


      Gambar 3.3
      Susunan gigi pada hewan herbivor.

              Selain herbivor yang hidup di darat seperti kambing, kuda, dan gajah, ada pula burung 
      yang  tergolong herbivor. Burung pemakan tumbuhan ini memiliki ciri khusus, terutama pada
      bentuk paruhnya. Contohnya adalah burung pipit pemakan biji (Gambar 3.4a) dan burung kolibri
      pengisap sari bunga (Gambar 3.4b).


        Gambar 3.4

        a) Burung pemakan biji dan b) Burung penghisap madu termasuk burung herbivor.

2. Hewan Pemakan Daging (Karnivor)
            Hewan pemakan daging (karnivor) merupakan hewan yang mencari makan dengan cara
      berburu hewan lain. Untuk berburu dan mencari mangsa, hewan karnivor biasanya memiliki
      senjata.Perhatikan Gambar 3.5. Senjata itu dapat berupa gigi-gigi yang tajam. Di samping itu,
      ada juga hewan karnivor yang memiliki senjata cakar yang tajam. Dapatkah kamu menyebutkan,
      hewan apa saja yang memiliki cakar yang tajam?


       Gambar 3.5

              Gigi hiu dan taring harimau merupakan senjata paling mematikan untuk berburu mangsanya.
       Hewan karnivor banyak sekali jenisnya. Selain karnivor yang hidup di darat, ada pula karnivor
       yang dapat terbang dan karnivor yang hidup di air. Perhatikan Gambar 3.6. Karnivor yang hidup
       di darat contohnya singa. Sementara itu, karnivor yang dapat terbang contohnya burung hantu
       dan karnivor yang hidup di air contohnya hiu.


      Gambar 3.6

            Hewan-hewan karnivor sedang makan dan berburu mangsanya.
       Karnivor yang hidup di darat, memiliki ciri yang menunjang untuk berburu mangsanya dan
       memakan daging. Cirinya, yaitu memiliki gigi taring yang tajam (Gambar 3.7) dan cakar yang
       tajam, kemampuan lari yang cepat. Karnivor yang dapat terbang, biasanya, memiliki cakar yang
       kuat dan tajam, paruh yang melengkung dan tajam, serta penglihatan yang tajam.

          Gambar 3.7

          Susunan gigi pada hewan karnivor.


     Gambar 3.8

      Burung pemakan serangga.

             Karnivor yang hidup di air memiliki ciri gigi yang tajam dan kemampuan berenang yang   
      sangat cepat. Menurutmu, apakah hewan pemakan serangga termasuk dalam kelompok hewan
      karnivor? Pada dasarnya, hewan pemakan serangga (insektivor) termasuk karnivor. Hal tersebut
      dikarenakan hewan insektivor memakan hewan lain,yaitu serangga. Contoh hewan insektivor,
       antara lain, kadal, katak, dan beberapa jenis burung. Seperti pada Gambar 3.8 dan Gambar 3.9.



 

       Gambar 3.9
       Kadal sedang berburu serangga dan termasuk ke dalam jenis hewan insektivor.

3. Hewan Pemakan Tumbuhan dan Daging (Omnivor)
          Hewan pemakan tumbuhan dan daging (omnivor) terkadang disebut juga sebagai hewan
     pemakan segala. Hewan omnivor tidak memiliki ciri khusus yang menunjang untuk jenis
     makanannya. Contoh hewan omnivor ialah tikus dan babi.Hewan-hewan tersebut dapat memakan
     tumbuhan dan hewan, karena hewan omnivor memiliki organ pencernaan yang dapat digunakan
     untuk memakan makanan yang bersumber dari tumbuhan dan hewan. Dapatkah kamu
     menyebutkan hewan omnivor lainnya?


    Gambar 3.10

    Tikus merupakan contoh hewan omnivor.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS